Senin, 12 Maret 2018

Dongeng cinderella





Dongeng cinderella

Dahulu kala, tinggallah seorang gadis cantik bersama 2 orang kakak dan Ibu tirinya. Sejak ayah kandungnya meninggal, ia diperlakukan seperti seorang pembantu. Dipaksa untuk menuruti segala permintaan ibu dan kedua kakak tirinya. Meskipun begitu, Cinderella tetaplah seorang gadis yang baik hati, ia tetap menyayangi kedua kakak dan ibu tirinya






 Suatu hari istana akan mengadakan pesta dansa. Undangan pun disebar hingga ke pelosok desa. Pesta dansa ini bertujuan untuk mencari gadis yang akan menjadi permaisuri pangeran. Mendengar kabar gembira itu, kedua kakak tiri Cinderella sangat bahagia. “ibu, tolong pilihkan aku gaun yang paling cantik untuk menghadiri pesta dansa di istana malam nanti” ujar kakak sulung. “aku juga bu, belikan aku gaun yang baru. Aku tak ingin pangeran kecewa saat berdansa denganku” timpal kakak kedua. Mendengar puterinya berceloteh ria, ibu menjawab “tentu saja, ibu akan memilihkan baju yang bagus untuk pesta nanti malam”. Cinderella yang sedang menyapu terlihat sangat bahagia, dalam hatinya ia juga ingin pergi ke pesta dansa di istana, ia pun berkata kepada Ibu tirinya “Ibu, tolong ijinkan Aku untuk pergi ke pesta dansa, aku tidak butuh gaun baru. Cukup ijinkan aku saja bu”. Ibu dan kedua kakak tirinya sangat kesal dan memarahi Cinderella. Sang ibu berkata “tidak bisa, kau di rumah saja”. Mendengar itu, Cinderella pun terdiam. Harapannya untuk bertemu pangeran gagal. Meskipun begitu ia tetap ikhlas menjalani perlakuan ibunya.







 Hingga tibalah waktu pesta dansa. Ibu dan kedua kakak tirinya sudah bersiap pergi ke istana. Mereka memakai gaun terbaik dengan sepatu dan dandanan yang cantik. Sedangkan Cinderella hanya bisa menatap kepergian mereka dari balik jendela. Ketika Cinderella sedang bersedih, tiba-tiba terdengar suara wanita cantik “tenanglah Cinderella, kau akan mengikuti pesta dansa malam ini. jangan khawatir, aku yang akan membantumu”. Cinderella terkejut “kau siapa?”. Wanita cantik itu menjawab pelan “aku peri kahyangan, kemarilah”. Dengan senyum yang menawan, peri itu memutar-mutar tongkatnya di depan Cinderella. Seketika Cinderella berubah seperti seorang putri kerajaan. Ia memakai gaun yang bagus, mahkota emas, wajah yang cantik jelita, serta sepasang sepatu kaca. Cinderella pun nampak bahagia “terimakasih peri. Tapi bagaimana caranya agar aku bisa pergi ke istana itu? Aku tidak punya uang untuk menyewa kereta” ujar Cinderella. Dalam sekejap, peri cantik itu menghadirkan pengawal dan kereta kuda untuk Cinderella. “kau bisa menaiki kereta kuda ini. ingat, pengaruh sihir ini akan hilang saat tengah malam”. ( cerita by dongengterbaru.blogspot.com ) Mendengar itu, Cinderella pun mengangguk dan segera menuju ke istana.

Sesampainya di istana, semua terpana melihat kecantikan Cinderella. Bahkan ibu dan kedua kakak tirinya tidak berhasil mengenalinya. Pangeran pun jatuh cinta, ia mengajak Cinderella berdansa. Cinderella sangat bahagia. Tiba-tiba lonceng tengah malam melengking “aku harus pergi pangeran” ujar Cinderella. “tunggu putri, siapa namamu?” jawab pangeran yang berlari mengejar Cinderella. Tanpa disengaja, sepatu kaca Cinderella terlepas sebelah di teras istana. Sepatu kaca itu akhirnya di ambil oleh pangeran. Dalam hati ia berjanji akan mencari sang putri pemilik sepatu kaca itu.
Keesokan harinya, pangeran bersama pengawal pergi hingga ke pelosok negeri, namun tak ada gadis yang cocok dengan sepatu kaca itu. Hingga tibalah pangeran di rumah Cinderella. Kedua kakak tirinya sangat girang mendengar kedatangan pangeran “berikan padaku, aku akan mencoba sepatu kaca itu” sahut dua kakak tiri Cinderella bersamaan. Namun, ternyata sepatu kaca itu tidak cocok dengan mereka. Tiba-tiba Cinderella berkata “biar aku mencobanya pangeran”. Pangeran menjawab “silahkan nona”. Melihat hal itu ibu tiri berkata “Cinderella, memalukan sekali kau”. Singkat cerita, Cinderella mencoba sepatu kaca itu dan cocok di kakinya. Pengeranpun merasa gembira dan berkata “kaulah putri yang selama ini aku cari”.

Cinderella pun akhirnya dibawa oleh pangeran ke istana dan mereka hidup bahagia.


 http://dongengterbaru.blogspot.co.id/2017/02/dongeng-cinderella-dan-sepatu-kaca.html



Senin, 05 Oktober 2015

Your explanation is needed too.




Hi!
I need a help here.
Would you mind to check wheter the sentence bellow is grammaticaly corrrect or it is not.
Your explanation is needed too.
"I was trying to practise my English skill here".
Thank you in advance.











Sabtu, 29 Agustus 2015

Tak lekang oleh waktu




Kepala Batu tentang Batuan ...
Tak jemu tak lekang waktu ....
Mengenali air dari Keras NYA air ....
Mengenali hangat dari Air ...
Belajar saling mengenal dan Melupakan ...




 Tidak terasa airmata ini menitik,
Semua hanya meninggalkan luka
Tuhan, terimakasih atas semua ini,
Engkau beri aku pengalaman hidup
Yang sangat mahal dan berharga..
Menemani perjalanan hidupku,







bertemu karena cucu





+Haloo…..ini benar nomornya Ngurah…
--iyaa…..saya sendiri
+ini aku….Rini….masih ingat nggak
--Rini sapa ya….
--aaah kamu memang cepat lupa ya
+yaaah maklum udah 70 tahun….
--akuuu Sekarini…
+(melamun sebentar)……oh….Riniku….kamu ada dimana

Percakapan jadi sambung menyambung. Sesekali tertawa riang. Sesekali suara lirih
Ngurah n Rini bertetangga n saling menyinta. Lima tahun mereka pacaran, tetapi tiba2 Rini menghilang tanpa berita. Sangat menyakitkan…… dalam penantian yang tidak jelas, akhirnya Ngurah pasrah…..lalu menikah. Beranak pinak. Sekarang Ngurah baru tahu Rini sengaja menghilang karena malu ayahnya tersangkut perkara di kepolisian…. Rini juga sudah menikah dan beranak pinak. Ternyata cucu mereka pacaran n siap masuk jejang perkawinan…….
Sekarang mereka mengerti… sepahit apapun masa lalu…. menjadi terasa indah jika selalu disukuri. Alam mengatur kalo jodoh itu gak kan kemana2. Jika kita gak dipersatukan…..sapa tau, ntar cucu2 yang gantikan……





Kamis, 13 Agustus 2015

tanpa rupa

sisa seuntai senyum
memandang segenap.rupa
dg mata bukan pikiran
apalagi yg di maknai ?
kalau hanya ada rupa
nyata maya semu
sebatas takdir...........

diam tanpa kata
tanpa makna tanpa rupa
memang sulit

Selasa, 11 Agustus 2015

Dibutuhkan dosen lawak



Seorang professional harus HUMORIS
Menurut Mulyana (2000) yang disebut kompetensi adalah perpaduan pengetahuan, keterampilan, nilai dan sikap yang direfleksikan dalam kebiasaan berpikir dan bertindak
Ada sekitar 20 unsur dalam komptensi yang harus dikuasai lulusan PT. Salah satunya ,dalam urutan ke 19 adalah kompetensi HUMORIS
Jadi para mahasiswa selama pendidikan perlu banget belajar, baca ato nonton lawak, bondres, stand up ommedy dan sejenisnya, dan mempraktekannya……
Atau
Diperlukan dosen lawak...?

Senin, 10 Agustus 2015

Enakan ngebon dapat banyak

Pola pikir anak
Tahun 1970an….
.
1. Pada watu anakku yang pertama usianya 3-4 tahun, malam2 sering aku ajak nonton film layar tancap di lapangan (alun2) puputan depan kodam. Gak pernah ke gedong bioskop, soalnya layar tancap tu gratis. Meski kedingianan, anakku senang banget. Dan kali sangat mengesankan. Ketika dia kelas 2 SD, dalam soal ulangan umum ada pertanyaan:.... tempat orang menonton film disebut apa?………. Lalu dia jawab: alun2…… Jawabannya betul kan…
2. Didepan rumah ada tanah subur yang cukup lapang ditumbuhi rumput tebal. Banyak kambing tetangga dilepas disana. Setiap hari sampai anakku kenal betul sama hewan yang disebut kambing itu. Suatu pagi dia lari teriak2 cari aku ke belakang. Paaah….papah…. Ya ada apa? Ada kambing besaaaar sekali, dengan mimik serius sambil bentangkan tangannya. Ayo kita liat…… Ooooo itu namanya kuda nak…..
3. Anakku senang sekali makan pisang. Tiap hari paling sedikit 2 biji. Aku kasi duit untuk beli satu biji, ntarnya minta untuk beli lagi satu biji. Suatu hari tanggal tua, anakku minta pisang. Gak punya uang sama sekali. Akhirnya istriku ngajak dia ke depan warung. Minta bon sama ibu warung. Klo mo ngebon masak satu dua biji. Ngebonnya satu ijas (satu sisir) yang isinya 10 sampe 15 biji. Wah anakku senang sekali. Dia bilang sama ibunya….bu…bu…. enakan ngebon aja ya bu, dapetnya banyak….